Wednesday, February 13, 2013
Thursday, July 12, 2012
Monday, July 2, 2012
Wednesday, June 13, 2012
Dream
Just. Don’t. Let. Go.
~ Beradadisini, the Blog.
Friday, September 30, 2011
I wanna grow old with you ♥

Saturday, March 26, 2011
Thursday, March 24, 2011
i'm nothing
Wednesday, February 23, 2011
Thursday, November 11, 2010
Thursday, May 20, 2010
Hujan dan pelangi
"Sebab setelah hujan selalu ada seseorang yang datang sebagai pelangi, dan memelukmu.
: Aku ingin orang itu selamanya aku. "
— Abdurahman Faiz (Nadya: Kisah dari Negeri yang Menggigil)
Thursday, May 6, 2010
a good book
Thursday, April 29, 2010
Sederhana
"Hidup ini sederhana, kamu ambil keputusan dan kamu tidak boleh menyesalinya". (dapat dari film, lupa judulnya).
"Hidup ini sederhana, ciptakan impian kamu dan lakukan segala hal untuk mendapatkan impian itu". (dapat dari film juga, lupa judulnya).
"Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan." (Confusius).
"segala hal yang besar dimulai dari hal yg kecil dan sederhana".
"Buanglah kesombongan-mu & rendahkanlah dirimu dimata teman-temanmu, belajarlah untuk hidup sederhana walaupun kita punya segalanya, maka keakraban & kesetiaan akan terwujud". (dari blogger).
Lima peraturan sederhana untuk hidup bahagia.
1. Free your heart from hatred.
Bebaskan dirimu dari kebencian.
2. Free your mind from worries.
Bebaskan pikiranmu dari kesusahan.
3. Live simply.
Hiduplah secara sederhana.
4. Give more.
Berilah lebih.
5. Expect less.
Kurangilah harapan.
(milis tetangga).
"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada".
Ditulis ulang dari blog : http://ilalangliar.blogspot.com
Friday, April 23, 2010
Happy World Book Day!!
A wonderful thing about a book, in contrast to a computer screen, is that you can take it to bed with you ~ Daniel J. Boorstin
Anyone who says they have only one life to live must not know how to read a book. ~Author Unknown
~Selamat Hari Buku - Sudahkan Anda membaca hari ini ? ~
Thursday, April 22, 2010
Wednesday, July 30, 2008
... Mencintai Adalah Keputusan ...
Karya : Anis Matta
Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata, "Kamu kaget melihat semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang akan kamu temui disini." Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut istri terakhirnya dari Syam, Naila. Selanjutnya adalah bukti.
Sebab cinta adalah kata lain dari memberi
sebab memberi adalah pekerjaan
sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat
sebab pekerjaan berat itu harus ditunaikan dalam waktu lama
sebab pekerjaan berat dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh
maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia akan mengatakan "Aku mencintaimu." Kepada siapa pun! Sebab itu adalah keputusan besar.
Ada taruhan kepribadian disitu."Aku mencintaimu," adalah ungkapan lain dari
"Aku ingin memberimu sesuatu, aku akan memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia… aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin… aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan padamu…"
Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita. "Aku mencintaimu" merupakan deklarasi jiwa bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan kemampuan melakukan pekerjaan-pekerjaan cinta: memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi.
Sekali deklarasi cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap. Tidak ada cinta tanpa kepercayaan. Begitulah bersama waktu suami atau istri kehilangan kepercayaan kepada pasangannya. Atau anak kehilangan kepercayaan kepada orang tuanya, atau rakyat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya. Semua dalam satu situasi: cinta yang tidak terbukti.
Ini yang menjelaskan mengapa cinta yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas jadi redup dan padam pada tahun kedua, ketiga dan seterusnya. Dan tiba-tiba saja perkawinan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan, atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya rakyatnya.
Jalan hidup kita biasanya tidak linear. Tidak juga seterusnya pendakian. Atau penurunan. Karena itu konteks di mana pekerjaan-pekerjaan cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional.
Tapi disitulah tantangannya: membuktikan ketulusan di tengah situasi-situasi sulit. Disitu konsistensi teruji, disitu juga integritas terbukti. Sebab mereka yang bisa mengejawantahkan cinta di tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam situasi yang longgar.
Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya merasakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh. Bahagia sebahagia-bahagianya. Puas sepuas-puasnya. Sampai tak ada tempat bagi yang lain.
Begitulah Naila. Utsman telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta.
Maka ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelah suaminya terbunuh. Ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak semua pelamarnya.
Tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu.
Cinta menurut definisi Ibnu Qayyim al-Jauziyah
“Tidak ada cinta sebelum ijab kabul diucapkan.”
Cinta antara jiwa dalam hadist Rasulullah,
“Jiwa-jiwa itu bagaikan tentara-tentara berbaris rapi;
Jika saling mengetahui (mempercayai) mereka akan bersatu,
dan jika saling mengingkari, mereka akan berpisah.”
(HR. Bukhari)
Saturday, July 19, 2008
Pablo Neruda, Soneta 17
Aku tak mencintaimu seperti engkau adalah mawar,
Atau topas atau panah anyelir yang membakar.
Aku mencintaimu selayaknya beberapa hal
Terlarang dicintai, diam-diam,
Di sela-sela bayangan dan sukma.
Aku mencintaimu seperti tetumbuhan
Yang urung mekar dan membawa jiwa
Bunga-bunga itu di dalam dirinya,
Dan karena cintamu,
Aroma bumi yang pekat tumbuh diam-diam
Di dalam tubuhku
Aku mencintaimu tanpa mengerti bagaimana
Sejak kapan atau dari mana
Aku mencintaimu dengan sederhana,
Tanpa kebimbangan, tanpa kesombongan:
Aku mencintaimu seperti ini,
Karena bagiku tak ada cara lain untuk mencintai
Di sini, di mana “aku” dan “kau” tiada,
Begitu erat, hingga tanganmu di atas dadaku
Adalah tanganku
Begitu erat, hingga ketika kau tertidur,
Kelopak matakulah yang tertutup.
- Pablo Neruda, Soneta 17 -
Thursday, July 10, 2008
Life must go on
"Akan selalu ada suatu keadaan, kenangan dan orang-orang tertentu yang pernah singgah dalam hati kita dan meninggalkan jejak langkah di hati kita dan kita pun tidak akan pernah sama lagi seperti kita sebelumnya"
— Doony Dhirgantoro, 5 cm (hal. 4)
Saya pernah merasa seperti ini, terhenti di satu tempat dan merasa gak ada lagi jalan buat maju ataupun mundur. Meski sudah berupaya sekuat tenaga tetap saja balik ke sana, merasakan hal yang sama dan luka hati yang sama. Untungnya saat itu saya punya sahabat2 yang dengan semangat mendukung saya, menguatkan hati saya dan meyakinkan saya bahwa jalan yang saya tempuh itu salah dan hidup harus terus berlanjut
Dan kini, ketika hal yang sama terulang lagi, saya merasa seperti seekor keledai bodoh yang terperosok ke lubang yang sama. Bedanya saat ini saya tak punya seorang sahabat yang bisa menemani. Jadi kemana lagi saya mesti berpaling?
Thursday, April 24, 2008
quote (1)

Ada waktunya kita harus memulai dan memperjuangkan
demikian pula ada waktunya kita harus berhenti
Yang menyedihkan adalah berhenti tanpa memperjuangkan apa-apa
- To Love -
Yennie Hardiwidjaja
Pas banget dengan suasana hati :D disaat saya sementara menimbang-nimbang antara berhenti atau jalan terus
eh rara minjemin buku ini, Ya ... kebetulan saja sih :D
Akhirnya saya memutuskan untuk terus berjuang, tetap berusaha hingga tiba waktunya untuk berhenti
Semangattttttttt !!
Saturday, December 2, 2006
meskipun itu adalah cinta yang tak terkabulkan
meskipun itu adalah cinta yang tak bisa dimaafkan
aku tidak menyesal pernah bertemu dengannya
dan mencintainya
Pertemuan itu bukanlah kesalahan
sekarang aku bisa memikirkan itu dengan jelas
Tak ada yang salah
karna ini adalah cintaku
cinta tanpa masa depan
itu sudah cukup membuatku terluka
Jika aku tak terluka lebih jauh
aku takkan bisa menghentikan cinta ini
sudah saatnya...
*mungkin memang benar masa lalu
tidak akan pernah benar-benar meninggalkan manusia
selamanya dia akan menghantui
tenggelam untuk sementara
lalu muncul lagi di suatu waktu
yang tidak pernah bisa diprediksikan
Wednesday, June 14, 2006
Kucuci bersih dan kusimpan dengan rapi
sudah kuputuskan....
untuk mencoba menerima
untuk menghadapi kenyataan
bahwa jalan kita memang berbeda
Kamu selalu bilang:
Ini adalah jalan terbaik
Ini kamu lakukan demi masa depanku
Semuanya untukku!!!!!
terima kasih....
karna selalu memikirkan segalanya
dari sudut pandang diriku
Tapi aku tau...
ini juga demi kamu kan??
demi masa depan kamu
demi kebahagiaan kamu
Cuman...
kenapa selalu menitikberatkan pada diriku??
kenapa selalu seakan-akan hanya demi aku??
kenapa selalu mengedepankan aku??
kenapa tak sekalipun ada kata bahwa ini demi kamu juga??
KENAPA???
takut melukai???
atau tidak berani???
terima kasih sekali lagi
unutk hari-hari indah
untuk semua kenangan
untuk semua yang pernah ada
maap...
ata semua keegoisan
atas semua salah
atas semua khilaf
--------------------------------------------------------------------
*Mungkin Tuhan menginginkan qta bertemu dengan
beberapa orang yang salah
sebelum bertemu dengan orang yang tepat*







