Monday, May 14, 2007

... Senja Kala ...


Menikmati senja di losari. sendirian. Tak ada kamu lagi. Tak ada siapa2. Sunyi. Aku merasa sunyi ditengah kerumunan. Aneh.
Dulu, kita sering melewatkan waktu di sini. Di pantai ini. Hingga malam kian menua. Dan kaki harus beranjak pulang. Tapi sekarang, semua berbeda. semua berubah.
Menatap air laut yang kemerahan diwarnai mentari senja, membuat ku mengerti. Kita memang sudah selesai. Tamat. Habis. Tak ada apa-apa lagi.
Ada jarak yang mengambang. Dan sedihnya, jarak itu tak hanya sekedar jarak. Jarak itu hadir di hati kita. Membuatku merasa asing. Kamu berubah. Atau aku yang berubah?

senja memang tak pernah basi untuk diceritakan. selalu ada kisah.
Beratus senja telah kita lewati berdua. Banyak cerita tentang kamu disana. Kamu yang tersenyum pada laut. Kamu yang tertawa pada mentari. Kamu yang bercerita pada ombak. Kamu yang mengajak berlari dihamparan pasir. Bagaimana aku dapat melupakannya? sedangkan senja selalu hadir. Menyampaikan kisah tentang kamu.

beratus senja..
Tidakkah kata ini bermakna penting buatmu?

1 yang bicara:

midas said...

hiks..
senja seringkali dekat dg perasaan kehilangan ya?