Showing posts with label Books. Show all posts
Showing posts with label Books. Show all posts

Friday, April 23, 2010

Happy World Book Day!!

A room without books is like a body without a soul ~ Cicero

A wonderful thing about a book, in contrast to a computer screen, is that you can take it to bed with you ~ Daniel J. Boorstin

Anyone who says they have only one life to live must not know how to read a book. ~Author Unknown
~Selamat Hari Buku - Sudahkan Anda membaca hari ini ? ~


Friday, May 2, 2008

Komik Pak Janggut


Pak Janggut adalah nama terjemahan Indonesia dari seri komik Belanda Douwe Dabbert yang diciptakan oleh seniman Piet Wijn dan penulis naskah Thom Roep.

Pak Janggut adalah sesosok orang tua yang berpenampilan seperti kurcaci yang mengalami berbagai macam petualangan yang aneh dimana ia sering berjumpa dengan makhluk gaib. Ia memiliki kantung ajaib darimana ia bisa mengambil barang-barang yang ia perlukan, baik di saat biasa (seperti makanan saat lapar) ataupun benda-benda yang bisa membantunya lolos dari bahaya. Bagi orang lain, kantung ini tidak berisi apa-apa, kecuali jika Pak Janggut mengizinkan orang itu mengambil sesuatu. Dalam beberapa ceritanya, Pak Janggut ditemani oleh seekor Dodo.

Secara keseluruhan, Pak Janggut telah membintangi 23 buku komik. Dari tahun 1975 hingga 2001, cerita-cerita ini diterbitkan sebagai cerita bersambung di majalah mingguan Donald Duck Weekblad. Di Indonesia, cerita Pak Janggut dimuat di majalah Bobo sebagai cerita bersambung. Sebagian dari cerita terakhir digambar oleh Dick Matena karena adanya masalah kesehatan pada Piet Wijn. (Sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Pak_Janggut)

Merasa familiar dengan gambar dan cerita di atas? Komik ini pernah booming di tahun 80-an, waktu itu saya masih SD. Komik pak Janggut berupa cerita bersambung, yang dimuat 4-5 lembar di tiap majalah. Jadi untuk baca tuntas ya mesti nunggu minggu depannya lagi. Ada juga cerita-cerita yang langsung habis.
Saya ingat skali, tiap hari kamis minggu kedua dan ke empat pasti nda sabar nunggu tukang pos nganter majalah bobo. Dan yang paling pertama saya buka pastilah halaman tengah, karena disitu ada komik Pak Janggut yang jadi sisipan. Setamat SD, saya beralih ke majalah Anita Cemerlang, dan melupakan tumpukan majalah Bobo saya. Dipinjemin ke teman, sepupu2 atau robek dan akhirnya hilang. Hal ini yang saya sesali sekarang, kok gak kepikiran buat nyimpen ya huhuhuhuhu .....


Tadi siang, lagi maen ke rumah Arham, entah gimana caranya eh tiba2 nyasar di rumah ketanserundeng . Baru aja mau berbalik pulang, tiba mata saya tertumbuk di page photos, haduh ada komik pak Janggut. Langsung deh saya sumringah dan donlot tanpa pikir panjang. Sempat baca komentar2 yang masuk, dan dari situ saya nemu alamat rumah pak Janggut dan dari rumah itu saya nemu milisnya. Huaaa, senangnya, serasa nemu harta karun dah, secara dimilisnya itu banyak di aplod serial pak Janggut yang laen *joged2 keliling alauddin*

Dari beberapa seri Pak Janggut, saya paling suka seri Putri Melaticentilaneh. Seorang putri dalam lukisan yang tergantung di puri pompit. Lukisan ini jatuh ke dunia manusia karna ulah dua sepupu pompit yang selalu bertengkar dan memplip-plap satu sama lain.

Lukisan itu akhinya jatuh di hutan belantara dan ditemukan oleh seorang pedagang, yang kemudianmencela sang putri. " Lukisan yang jelek", katanya, "tapi siapa tahu kanvasnya laku dijual." Sehabis mengatakan itu, tiba2 saja, roda keretanya patah! Ya, perbuatan siapa lagi kalau bukan perbuatan sang Putri. dari sinilah petualangan sang Putri di dunia manusia, dimulai. Hingga alhirnya bertemu pak Janggut.

Kelanjutan kisahnya silahkan baca sendiri dengan cara join di milis pak janggut. Disana sudah ada beberapa seri yang di scan lengkap.
Kira-kira majalah Bobo mau terbitkan bundelnya nda ya?
Atau di antara MPers ada yang punya seri pak Janggut yang masih di simpan dari jaman dahulu kala?

Thursday, March 27, 2008

Jakarta Underkompor : Sebuah Memoar Garing


Hari itu, Senin 17 Maret 2007, saya datang ke warnet sore2. Baru aja buka pintu, thaty bilang gini, "eh, ada tadi anbhar datang ambil kiriman". saya heran bin kaget, kiriman apa? sama sekali gak ingat klo malam sebelumnya kami sempat ngobrol tentang buku Jakarta Underkompor yang dia pesan langsung ke penulisnya *padahal saya juga mau pesan, ga jadi deh, sori ya bang Arham heuheuheu*
"Iyyah, nan, kirimannya kayanya buku, ka tipis ki." Wahhh, saya baru ngeh, pasti buku Jakarta Underkompor!!! Arghhhhh, kan sudah sa bilang saya yg duluan baca :( Dengan semangat 45, saya online di ym dan appote2 yang intinya mana bukunyaaaaaaaaaa, malah diketawain dan dikasi ikon :P. Akhirnya dengan sukses saya cemberut sampe malam. Wahh Jakarta Underkompor yang membawa 'petaka' bagi deen, kayanya juga nular ke saya. Sampe pulang ke kos-an pun saya masih manyun.

Tapi ternyata, ada yang saya tak tau. Hari itu juga, buku itu diselipkan diantara buku2 yang dikembalikan anbhar. Dan karena kecapean abis dari warnet, saya baru bisa baca keesokan harinya. Hanya sejam lebih waktu yang saya butuhkan untuk melahap habis isi buku. Selain karna sebagian saya sudah baca di blog, bahasa yang ringan dan kocak membuat saya tak sabar untuk segera menyelesaikannya. Rasa kesal yang timbul malam sebelumnya jadi hilang tak bersisa. Baru baca pengantar saja, saya sudah ngakak, sampai-sampai ntan terheran2 dan bertanya2 sendiri.
Dalam buku ini diceritakan kisah-kisan *ngga inspiratif* dari seorang arhamkendari. Setiap bab yang saya baca, meninggalkan kesan tersendiri. Kadang saya tertawa, kadang terharu, kadang terbawa perasaan yang mengharu biru *lebam :D*

Nda usahlah saya ceritakan secara detail *padahal pengen sih tapi nanti di marahika penulisnya karna bukunya nda laku*, supaya penasaran dan memesan sendiri huehuehuehue
oh ya, buku yg dikirim itu ada tanda tangan dan cap jempolnya *tapi kok ada bau2 aneh ya pas di cap jempol itu =)) :)) *
tapi sayangnya ditujukan bukan buat saya :( *nassami ka bukan saya pesan :D *
akhir kata, makasih yah bang arham bukunya sungguh menghibur saya doakan semoga best seller seperti keinginan bang arham yang tertera di sampul depan AMIN
good luck!!
Buku bisa di pesan di sini, tapi klo mau dapet tanda tangan plus cap jempol *yang bau* bisa dipesan disana.

Friday, March 21, 2008

Cuap-Cuap di DELTA FM dan Peluncuran Dua Buku Sastra dari Makassar

Hehehehe lagi2 posting rapel, semakin keliatan nih klo nanie itu *sok* sibuk :D

Cuap-Cuap di Delta FM

Ya, awalnya gak nyangka, ketika ponsel bututku berdering, klo itu merupakan awal dari karirku di dunia radio *disambit sepatu* Deringan telpon itu berasal dari Delta FM yang menanyakan kesediaanku mewakili Komunitas Blogger Makassar untuk mendampingi narasumber dari PT Telkom dalam talkshow secara live setiap hari kamis minggu kedua di Delta FM. Saya kaget dan kemudian spontan bertanya, "kok saya mbak? Dapat darimana ki nomor telponku?" *gak sopan*
Si mbak yang kemudian memperkenalkan diri dengan nama Tenri itu, berkata “ ini rekomendasi dari pak Linson. Kamis ini Komunitas Blogger Makassar diminta untuk mendampingi beliau. Saya akhirnya menyatakan klo AM bersedia untuk mendampingi tetapi blum tentu saya, akan saya carikan teman2 yang lain secara saya blom siap menjadi selebriti *dilempari tomat*

Singkat cerita, setelah diskusi panjang kali lebar kali tinggi dengan bu eRTe, dia menyarankan di oper ke mus atau intan atau klo nda, saya ngajak mereka saja. Jadi berdua gitu. Akhirnya saya ngajak si ntan. Tapi sayangnya ntan nda bisa, akhirnya di alihkan ke mus.
Hari H, kamis 13 Maret 2008, Sekitar jam setengah empat sore saya sudah standbye di Delta FM. 5 menit kemudian, 10 menit, 15 menit, 20 menit, dan 25 menit kemudian Mus blom juga datang!! Saya mulai sibuk cm2 ntan secara saya lagi nda punya pulsa :D “ntannn, nda ada pi mus huhuhuhu” jam 4 tepat dan pak Linson dari PT Telkom sudah datang. Sempat ngobrol2 bentar,ternyata masih ingat klo saya yg pernah datang mewakili AM ke kantor PT Telkom memenuhi undangan beliau untuk berbincang2. Jam 4 lewat 5 menit akhirnya dipanggil untuk siap2 on air. Sudah d, saya amat sangat panik. Hiks, bakal sendirian
Kata edha, produser acara Takshow tersebut : “sendiri ki? Dppji. Santai ji acaranya. Cuman sharing pengalaman ta saja sebagai blogger”. Saya jadi agak tenang. Kita akhirnya diberi aba2 dalam hitungan detik lagi on air, ntan sama mus muncul. Huahh, lega.

Akhirnya dimulailah Talkshow sore itu dengan tema : “ Membuat Blog yang atraktif ”, Narasumber dari PT Telkom didampingi. Saling sharing pengalaman selama menjadi blogger. Para pendengar sangat antusias, terbukti dengan banyaknya sms dan telpon yang masuk, membuat durasi acara yang cuma sejam terasa tidak cukup. Pukul 5 sore Talkshow tersebut berakhir. Masih sempat ngobrol2 dengan penyiar dan produser acara tersebut, sampe2 saya lupa klo harus ke warnet :D

Yah, setidaknya nambah pengalaman lagi on Air di Radio meskipun sebenarnya saya blom siap jadi selebritis xixixiix bukan apanya bela, nda sanggup pa dikejar2 papparazi =))


Peluncuran Dua Buku Sastra Dari Makassar

Dua buah buku, sebuah kumpulan cerpen berjudul “Makkunrai” karya Lily Yulianti Farid dan sebuah kumpulan puisi karya M Aan Mansyur berjudul “ Aku hendak pindah rumah” yang diluncurkan pada hari Selasa, 18 Maret 2008 | pukul 14.00 - 17.00 di Graha Pena Fajar Lt. 4, menandai pencanangan Inisiatif Sastra dari Makassar.

Saya janjian dengan Ina untuk menghadiri acara ini. Setengah jam sebelumnya saya dah nunggu di Digi tapi seperti biasa Ina datang terlambat *dijitak Ina* Jam 2 lebih akhirnya sms-nya datang, ngabarin klo dia nunggu di lobby graha pena. Saya segera meluncur. Ternyata di sana dah ada dg ipul, dg ammang dan jimpe. Bareng2 kita naik ke lantai 4. Sudah dimulai, ya iyyalah secara ampir jam 3 baru kita naik =))

Ternyata lumayan banyak peserta yang hadir, sampai2 kursi yang disediakan panitia tidak mencukupi. Panitia mesti menanbah jumlah kursi yang akhirnya justru mengganggu jalannya acara diskusi karna suara ribut yang ditimbulkan oleh kursi yang diseret2 mengakibatkan konsentrasi peserta jadi terpecah dan berkali-kali menoleh ke belakang *termasuk saya :D* Sayangnya saya dan Ina tidak bisa mengikuti acara hingga selesai padahal saya sangat ingin menyaksikan monolog “makkunrai” yang dibawakan oleh monologer terbaik Sulawesi Selatan Luna Vidya, yah ada kewajiban lain yang menanti kami berdua. Akhir kata selamat buat Aan dan k Ly atas peluncuran bukunya dan trima kasih atas pemberian bukunya buat Komunitas Blogger Makassar

Info lengkap bisa diliat disini dan poto-potonya bisa diliat disini